:')
mungkin aku terlalu lemah merangkai semua kalimat di dalam sepotong media layar kaca kecil ini. aku yang terlalu pengecut untuk mengakui semuanya di depanmu. layar handphoneku berisikan sedikit tulisan kecil mengenai perasaanmu, cukup membuat aku meneteskan air mata sampai detik ini. saat aku menuliskan betapa hancurnya perasaanku sejak membaca tulisan-tulisan itu :') aku tau mungkin itu terjadi pada beberapa waktu silam dan tak lagi memerlukan kepastian yang jelas. aku juga telah dengar semuanya darimu kalau hal itu sekarang semu, tak ada lagi. tetapi aku hanya tak bisa menutupi semua rasa perihku. seakan kata-kata itu berusaha membuka luka lamaku kembali menyeruak ke permukaan. dulu aku yang berusaha membunuhnya serta mengubur kekecewaanku sedalam mungkin. seolah sekarang ia berbalik menghantuiku kembali. aku tak sanggup jika aku harus merasakan kepahitan itu sekali lagi :') terlalu sakit untukku jika mengulang semuanya. aku tak akan pernah sanggup. jika aku hanya akan menjadi beban untukmu, lepaskan aku perlahan. tolong :') aku hanya tak ingin hidup di masa lalu yang mampu membuat aku berkeping. hancur. saat aku berusaha membangun kembali kepingan itu untukmu, seseorang yang sekarang sangat berarti untukku. sebelum semuanya terlalu jauh :')


Komentar
Posting Komentar